Blog EntryThe Darkest Side of the Brightest Man (PART 1)Nov 5, '07 3:25 AM
for everyone

The Darkest Side of the Brightest Man : Leonardo Da Vinci
Oleh : Ira Sophia

(The Perfect Proportion a.k.a Vitruvius Man)

Artikel yang dirangkum dari sebuah wacana olahan organisasi rohani di Eropa ini mungkin akan menyinggung beberapa pihak. Tetapi akan saya coba untuk menguraikannya dengan sebaik-baiknya.Sebagai tafsiran kemungkinan atas fakta sejarah.Kesimpulan yang disajikan disini hanyalah sebuah opini, tetapi fakta-fakta yang digunakan adalah nyata.

    Pada abad ke 14 dan 15 setelah Kristus, hidup seorang pemimpi dengan berbagai bakat : Leonardo Da Vinci.

    Bagai wadah seorang alkimia, ia menggabungkan seni, ilmu pengetahuan, musik, kepercayaan, puisi, masakan, pencarian jawaban yang tanpa akhir dan perayaan kehidupan. Namanya merupakan lambang dari zamannya, salah satu sejarah peradaban yang paling memukau, Zaman Renaissance (Kebangkitan).

    Senantiasa diawasi ketat oleh agama, Leonardo mencoba memahami makna gaib dunia. Dan itulah sebabnya ia lebih dari seorang seniman. Ia mencoba memahami mekanisme kehidupan, dan untuk mengalahkan kematian. Dari saat ia mulai melukis sampai sekarang, 3 ribu tahun setelah Kristus, ia telah berulang kali dianggap sebagai orang bidah, ilmuwan gaib dan seorang alkimia. Namun berulang kali ia mampu menghindari tuduhan-tuduhan ini.

    Tak mudah bagi orang yang hidup di zaman Leonardo untuk menghindari tuduhan semacam itu, apalagi jika orang itu memang seperti yang dituduhkan: seorang bidah, ilmuwan gaib, dan lebih dari segalanya : seorang alkimia.

    Kali ini kita akan menelusuri jejak Leonardo di jalan menuju pengetahuan terlarangnya, memasuki dunia priadi Leonardo.

    Alkimia : Leonardo dan Perbandingan Yang Sempurna (The Perfect Proportion)

    Seni kegelapan disebarkan melalui simbol-simbol. Bukan semata-mata karena mereka merupakan ilmu pengetahuan terlarang, tapi juga karena rahasia yang disampaikan tidak selalu bisa diungkapkan dengan kata-kata. Rumus yang berusaha untuk mengubah elemen, membangkitkan malaikat, menciptakan kehidupan. Bagaimana rumus semacam itu bisa dinamakan?

    Walau secara umum disembunyikan dalam karya lukisan, simbol dan pesan rahasia ini kadang ditemukan pada konstruksi gedung dan bahkan pada katedral Kristen.

    Walau alkimia telah terus ditolak secara tegas oleh ilmu pengetahuan sejak awal abad ke-4, kata ”alkimia” membuat kita berpikir mengenai bagian-bagian yang tersembunyi, pintu terkunci dan rahasia yang tersimpan rapi. Kata ”alkimia” secara harfiah berarti kegelapan dunia, dan berasal dari zaman kuno. Tujuannya hampir sama dengan obat-obatan masa kini, bio-genetika dan bahkan fisika. Bahkan penemuan seperti kloning, DNA dan energi dari lubang hitam (black holes) lebih terkait dengan tujuan semula ilmu thaumaturgi ini daripada yang diakui oleh agama maupun ilmu pengetahuan. Kata ”alkimia” mengarah pada pencarian spiritual, misteri dan rumus-rumus untuk transformasi yang dianggap milik kekuasaan Tuhan.

    Kasarnya, alkimia mencoba menemukan rumus untuk mengubah segala jenis logam menjadi emas. Tapi ini hanya kiasan untuk menjelaskannya sebagai penyelidikan yang lebih mendalam. Beberapa prinsip alkimia terdapat pada buku berjudul ”Timeo”, oleh Plato. Di sana, Sang ahli filosofi Yunani ini bertanya, terbuat dari apakah alam semesta itu dan siapakah penciptanya? Ia menjawab bahwa bumi dan kehidupan terbuat dari empat elemen : api, air , udara dan tanah, dengan proporsi perbandingan tertentu. Malah sebenarnya, proporsi merupakan elemen ke-5 yang berfungsi untuk mengikat semua elemen lainnya bersama. Elemen ini merupakan jiwanya, inti kehidupan. Menemukan perbandingan yang agung inilah yang menjadi tujuan para alkimia. Dengan ini, mereka bisa mendapatkan sari untuk tetap muda, rahasia keabadian, perpindahan jiwa.

    Jadi menemukan simbol-simbol ini dalam karya Leonardo bukanlah sesuatu yang tidak masuk akal. Setelah 550 tahun kemudian, pesannya masih berbicara bagai suatu pengetahuan. Suatu konfirmasi halus bahwa sejarah tidak seperti yang diceritakan. Bahwa pengertian ”cahaya” tidak seperti yang selama ini dijelaskan. Tuhan dicerminkan sedemikian rupa seperti bunga di kubah katedral. Perhatikan salah satu karya Leonardo yang paling revolusioner : The Adoration of The Magi.

    Sekelompok pesan berkode dan teknik-teknik misterius. Walau secara seni, lukisan ini 5 abad lebih awal dari masanya, secara metafor, lukisan ini mengandung kemisteriusan dan makna yang mungkin tdak akan bisa kita mengerti...

…to be continued…

(next : The Adoration of The Magi. Istirahat dulu yee.. ntar dsambung lg, ngantuk niy, hehehe)

critics&comments are allowed



18 CommentsChronological   Reverse   Threaded
igloodesigndecor wrote on Nov 5, '07
hemm menarik.....g gak tahu kalo Da vinci itu begitu kompleks baru sadar kalo dia kompleks setelah membaca the da vinci code...tadinya g pikir cuma pelukis monalisa dan punya ide2 penciptaan utk helikopter dan manusia bisa terbang
sophisticity wrote on Nov 5, '07
baru sadar kalo dia kompleks setelah membaca the da vinci code
Iya dia itu salah satu manusia jenius di jamannya. Penuh dgn kode2&philosophy dlm setiap penciptaan karya2nya.
sophisticity wrote on Nov 5, '07
adinya g pikir cuma pelukis monalisa dan punya ide2 penciptaan utk helikopter dan manusia bisa terbang
Hm... mengenai hal ini, gw jg punya cerita menarik niy.. Nanti aja ya gw posting kalo lg waktu senggang, hehehe
This would be so hillarious...(I bet!!)
igloodesigndecor wrote on Nov 5, '07
duh g tuh sebenarnya penasaran bgt sejak baca da vinci code...ya wis g tunggu deh
cerita lo...
kadang2 g berpikir sepertinya pemikiran g itu mengganggu apa ya kenyamanan tuhan dalam posisinya sebagai tuhan...g mempertanyakan hal2 yg menurut g ehm kenapa nggak boleh begini, kenapa nggak begini saja yg dlm pendapat g tuh sepertinya mengganggu wilayahnya tuhan...tapi itu malah bikin g tambah penasaran...
kreme wrote on Nov 5, '07
duh g tuh sebenarnya penasaran bgt sejak baca da vinci code...ya wis g tunggu deh
cerita lo...
kadang2 g berpikir sepertinya pemikiran g itu mengganggu apa ya kenyamanan tuhan dalam posisinya sebagai tuhan...g mempertanyakan hal2 yg menurut g ehm kenapa nggak boleh begini, kenapa nggak begini saja yg dlm pendapat g tuh sepertinya mengganggu wilayahnya tuhan...tapi itu malah bikin g tambah penasaran...
huhehehe..ati2 ntar tersesat kayak g :D
sophisticity wrote on Nov 5, '07
kreme said
ati2 ntar tersesat kayak g
Kalo mulai kehilangan arah a.k.a tersesat, u better go back from the start.
Gw termasuk org yg amat sangat penasaran ttg rahasia alam...rahasia Tuhan...
sophisticity wrote on Nov 5, '07
Membuat lo mengerti arti&tujan hidup lo sebenernya buat apa??Dan apa jg hubungannya dgn makhluk lain. Tuhan pasti punya rencana&tujuan atas segala hal yg telah diciptakannya...
kreme wrote on Nov 5, '07
nih lagi proses restart :D
tp memang sebuah obsesi dan rasa ingin tahu
adalah salah satu semangat dalam hidup ini yang dapat membuat hidup kita
menjadi lebih menarik dan alami :D

namun sayang memang...
pada jaman dulu...
rata2 orang jenius selalu dianggap heretic
seperti leonardo da vinci,de sade,etc....

tp yg saya kagumi walaupun mereka telah meninggal namun ide mereka dan warisan masih diingat hingga sekarang :D

igloodesigndecor wrote on Nov 5, '07
g pernah berpikir utk jadi ateis tapi ternyata gak bisa....
God you can't live with him, you can't live without him hahahahaha
penasaran aja dengan rahasia Tuhan....maksud g, g merasa apapun alasannya ada rahasia2 yg mestinya bisa dijelaskan secara logika meskipun membutuhkan waktu buat Dia menjelaskannya tapi g rasa itu pasti bisa dijelaskan....tapi masalahnya apa kita siap menerima rahasia2 itu jangan2 manusianya yg tidak siap trus terkaget2.....mungkin itu sebabnya org2 spt da vinci, galileo, mengalami perlakuan spt itu......

kreme wrote on Nov 5, '07, edited on Nov 5, '07
sebenarnya sih rata2 emang manusianya belum siap tuh :D
yang paling keliatan sih pas sejarah lahirnya kristen protestan :D
dari katolik...

dulu katanya waktu jaman dahulu...
alkitab cuma boleh dibaca sama Pastur, dan orang2 Gereja doank dan alkitab tidak boleh dibaca orang awam loh bahkan tidak boleh di terjemahkan...

tp pada akhirnya sejarah membuktikan
pada akhirnya orang2 jenius seperti leonardo,galileo,etc.

ada benarnya jg ide mereka :D

kl menurut g sih sebenanya sikap ateis itu bukan tidak menganggap Allah itu tidak ada.

namun ateis itu sebenarnya sebuah sikap dimana seseorang menganggap bahwa agama itu sudah tidak benar ketika dipergunakan oleh manusia sebagai alat obsesi diri sendiri.
bukan sebagai media utk mencintai Allah dan kehidupan ini :D
edm777 wrote on Nov 5, '07
english translation pls.... hehehe....
sophisticity wrote on Nov 5, '07
g pernah berpikir utk jadi ateis tapi ternyata gak bisa....
Sip!! berarti elo emg manusia normal!! (SELAMAAAAT!!)
Karena pernah ada satu org tmn gw cerita, kalo dia pernah baca satu artikel sains yg menjelaskan ttg parsial2 DNA manusia yg mempengaruhi tingkah laku manusia. Salah satu dr bermilyar2 bagian DNA dlm tubuh manusia adalah "sifat" pencarian zat bernama "TUHAN". Kebetulan si Peneliti termasuk penganut "atheism", bahkan sampe setelah dia menemukan penemuannya ini, dia msh "atheism". Krn dia jd semakin mempertanyakan apakah Tuhan memang ada, atau hanya manusia (dgn DNA "pencarian zat bernama TUHAN") memiliki caranya masing2 utk mengungkapkan, menyatakan eksistensi dirinya thd TUHAN dgn cara yg berbeda2, sehingga "keTUHANan" menjadi begitu kompleks, pdhl sebetulnya sederhana??
Hahaha...djamin bs gila kalo ngbahas ini seharian...tp gw penasaran.
sophisticity wrote on Nov 5, '07, edited on Nov 5, '07
kreme said
namun ateis itu sebenarnya sebuah sikap dimana seseorang menganggap bahwa agama itu sudah tidak benar ketika dipergunakan oleh manusia sebagai alat obsesi diri sendiri.
bukan sebagai media utk mencintai Allah dan kehidupan ini :D
Iya gw setuju bgt!! soalnya kenyataannya, alkitab jaman dahulu kala TERNYATA jauuuuh berbeda dgn alkitab jaman skrng. Org2 ahli Alkitab berdalih, bahwa, "perubahan isi alkitab dr jaman ke jaman terjadi krn penyesuaian thd jaman, sebagai proses menuju penyempurnaan". Tapi benarkah demikian? Kenyataan lainnya ada sekelompok ahli Alkitab yg menentang perubahan2 dlm Alkitab, krn menurutnya, Alkitab sudah pada titik penyempurnaan. Mw tau ga kapan?? saat Alquran diciptakan. Toh skrng pun Alquran udh mengalami sedikit perubahan dr kitab aslinya, walaupun perubahannya gak se-ekstrim Alkitab. Jd sebetulnya Alkitab (original) yg paling benar, isinya sama dengan Alquran(original). Itulah knp gw dr dulu berfikir bahwa sebetulnya agama di dunia ini cuma 1, (mungkin)bukan Islam, (mungkin jg)bukan Kristen, dan (mungkin jg) bukan yg lain2nya jg. Gw sendiri msh belom tau apaan, yg gw tau pasti, umat manusia di dunia ini pd dasarnya punya 1 kitab yg sama dr dulu. Tapi yaa, itu td yg dbilang si KREME :
"agama itu sudah tidak benar ketika dipergunakan oleh manusia sebagai alat obsesi diri sendiri"
sophisticity wrote on Nov 5, '07
edm777 said
english translation pls.... hehehe....
I really don't know how to start translating this, hehehe so complicated.
Well the bottom line is, we're talking about "religion" and that such kind of things. Starting by talking about Da Vinci art works that related to the relationship between human and God.
:) sory if I don't explain so much..
igloodesigndecor wrote on Nov 5, '07
thank God lo sdh menjawab dg cukup singkat & lugas....g juga bingung mau terjemahinnya kemarin......
oh g normal ya hehehehe thank God....
ada juga kan pendirian yg satu lagi bukan atheis tidak percaya Tuhan itu ada tapi percaya ada satu kekuatan yg lebih besar dr manusia di alam semesta....aneh....tapi setahu g ada beberapa pemimpin negara wanita spt dr afrika g lupa namanya n negaranya dia bilang dia itu begitu.....
sebenarnya kan memang antara islam & kristen itu satu dan terkait termasuk yahudi lha bapaknya kan satu dari Abraham juga....orang Pastor2 itu percaya kok Muhammad itu nabi terakhir......habis itu suda tidak ada lagi nabi2 di kemudian hari....
kalo baca di wikipedia ada dua aliran penerjemahan alkitab, satu menurut bahasa asli satunya lagi menurut terjemahan bahasa turunan....krn tidak penerjemah memahami bahasa asli Alkitab.....
entahlah ya kalo menurut g semua itu berasal dari semangat antikemapanan....kristen protestan muncul krn anti kemapanan terhadap dominasi gereja katolik....
alkitab terjemahan muncul krn anti terhadap larangan untuk membaca dan menerjemahkan alkitab.....
tapi entah sampai kapan semangat anti kemapanan ini terus berjalan krn bisa2 menuju akhirnya pada anti ketuhanan, anti kristus , anti kemanusiaan, kalo kebablasan........
edm777 wrote on Nov 6, '07
I really don't know how to start translating this, hehehe so complicated.
Well the bottom line is, we're talking about "religion" and that such kind of things. Starting by talking about Da Vinci art works that related to the relationship between human and God.
:) sory if I don't explain so much..
ok thanks... I'm just joking...already watched that movie...regards to timmy....
sophisticity wrote on Nov 6, '07
Tim, dapet salam tuh! hehehe
igloodesigndecor wrote on Nov 6, '07
edm777 said
ok thanks... I'm just joking...already watched that movie...regards to timmy....
thanx Boy....sorry I can't translate it for you I don't know how to explain
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.