Blog EntryThe Darkest Side of The Brightest Man (PART 2)Nov 11, '07 9:32 PM
for everyone
Previously: …Perhatikan salah satu karya Leonardo yang paling revolusioner : The Adoration of The Magi. Sekelompok pesan berkode dan teknik-teknik misterius. Walau secara seni, lukisan ini 5 abad lebih awal dari masanya, secara metafor, lukisan ini mengandung kemisteriusan dan makna yang mungkin tdak akan bisa kita mengerti…


The Adoration of The Magi

    Bagai dalam mimpi buruk, karakter-karakter aneh berada di garis tipis yang memisahkan kehidupan dan kematian. Tangga yang terpotong entah menuju kemana. Bentuk yang tidak selesai, hantu, kuda berlarian, dan bayi Yesus di tengah lukisan. Beberapa tersenyum, tapi yang lain terlihat sibuk, serius, seakan-akan kejadian disini meragukan, bukan merupakan kejadian-kejadian yang gaib maupun agung. Istana raja tampak beraba dalam keadaan yang sangat bimbang.

    Natal dihubungkan dengan pemberitahuan dari malaikat dan kegembiraan karena kelahiran Yesus. Namun Leonardo menggambarkan suasana yang terkejut dan orang-orang yang resah. Apa yang sebenarnya terjadi dalam versi pemujaan para Raja di hadapan Yesus ini?

    Raja-raja tidak digambarkan seperti biasanya, tapi lebih menyerupai orang tua yang ketakutan. Pengunjung lain palungan merupakan makhluk yang berada di antara hidup dan mati. Walaupun lukisan ini meluapkan imam kepercayaan, keraguan dan ketidakpastian juga hadir dalam lukisan ini, seperti pisau yang membuat segalanya menjadi tegang. Terdapat perasaan bahwa sesuatu yang mengerikan akan terjadi sebentar lagi. Karakternya dibutakan oleh cahaya terang di mana tak ada tempat kehidupan. Tidak ada sesuatu yang tradisional.

    Wajah para raja bukannya gembira, tapi terlihat menderita dan sangat memohon. Dan pusat lukisan ini, bayi Yesus, tampak suram dan tenang, hampir seperti orang dewasa. Tidak mudah menemukan kegembiraan yang harusnya bisa diharapkan dalam kejadian ini.

    The Adoration of The Magi adalah salah satu lukisan teraneh dari seluruh hasil karya Leonard. Selama bertahun-tahun, lukisan ini dianggap belum selesai. Kini kita tahu, pada saat pembuatannya, Leonardo menggunakan teknik yang tidak bisa dimengerti oleh para seniman atau kritikus dari zamannya sendiri. Banyak yang menyebut karya ini tak selesai tanpa mencoba mengerti arti kiasan dari keberadaan para tokoh lukisan ini. Apa yang Leonardo ungkapkan melalui orang-orang tua yang begitu memohon ini, yang tampaknya lebih dekat dengan neraka daripada dunia? Apa yang Leonardo ungkapkan dengan menggunakan ekspresi misterius yang membuat sebuah kejadian biasa menjadi begitu membingungkan?

    The Adoration of The Magi dipenuhi dengan tanda-tanda misterius, seperti yang dikatakan oleh para alkimia hanya bisa ditemukan oleh mereka yang memiliki mata untuk melihat. Mari lakukan apa yang dilakukan alkimia. Mari perhatikan dengan mata yang melihat.

    Dalam karyanya, Leonardo memberikan latar belakang yang dipenuhi dengan simbol-simbol dramatis. Setelah analisa mendalam, jelaslah bahwa simbol-simbol ini mendukung teori yang mengenai pengetahuan sang seniman dan penggunaan alkimia. Walau gereja sudah membasmi alkimia sekitar tahun 1300, praktek alkimia masih berlanjut dalam kelompok-kelompok pemberontak yang berlainan, termasuk dalam sekte yang percaya bahwa Yohanes Pembaptis adalah mesias yang sesungguhnya.

    Jika dipelajari secara hati-hati, seluruh hasil karya Leonardo tampak menentang Yesus dan mendukung Yohanes Pembaptis. Pertama, adanya pohon ”karob” yang besar, pohon yang sangat dikaitkan dengan Yohanes Pembaptis, di mana Alkitab mengatakan ”memakan buahnya dengan madu”. Anehnya, sementara mereka yang di dekat Yesus tampak menderita dan takut, mereka yang disekeliling pohon Karob tampak tersenyum dan bahagia. Elemen penting alkimia juga muncul dalam kanvas misterius ini. Tiga orang majus membawa mur dan kemenyan. Tapi tidak ada emas di antara hadiah-hadiah yang dipersembahkan bagi Yesus. Emas, ini merupakan tujuan utama para alkimia, simbol perjalanan spiritual. Selain itu, pencerminan hidup dan mati yang dilukiskan dengan tokoh yang tidak selesai, cahaya dan bayangan, melambangkan batas akhir yang hendak dicapai para alkimia : Hidup Abadi.

    Dalam lukisan ini, Leonardo Da Vinci, si penjelajah batasan, tampaknya telah menemukan kesulitan:

Dimanakan tepatnya batasan antara kehidupan dan kematian?
Apa yang terdapat disana?
Apakah arti kematian bagi Leonardo?
Sebuah dunia paralel?
Sebuah evolusi kosmis?
Atau hanya pembebasan dan pelepasan dari tubuh yang tidak sempurna?

   Gambaran kehidupan dan kematian terperangkap dalam kejadian yang sekilas. Hanya pengamat teliti kehidupan dapat mempelajari kematian dengan cara ini. Seorang pengamat dengan mata ke-3 yang terbuka, bakat seorang seniman, dan rasa ingin tahu seorang alkimia.



“Ketika kukira aku belajar untuk hidup, ternyata aku belajar untuk mati”

-Leorando Da Vinci-



…to be continued…
(a.k.a bersambung lagi, hehehehe... msh panjang niy ceritanya..)

igloodesigndecor wrote on Nov 11, '07
menarik btw alkimia tuh apa sih? itu sama spt alchemy?
sophisticity wrote on Nov 11, '07
Alkimia itu "alchemist"
Jadi kalo gw baca sejarahnya jaman dulu gitu byk org2 yg menuntut ilmu2 kimia dan menjadi begitu terobsesi sama ilmu kimia, krn konon katanya seorang alkimia sejati dgn ilmu kimianya itu bs merubah logam apapun menjadi emas. Yaaah u know lah jaman dulu kan "gold, gospel, glory" bgt. Bs dapet salah satunya aja udh dbilang "jago" bgt. gitu... dan para alkimia ini terkenal bgt akan kegigihannya menelusuri rahasia2 alam, rahasia2 Tuhan, ampe lupa anak-bini sendiri. Bahkan kadang ampe dikasih julukan "orang gila". Karena kenyataannya byk jg org yg meragukan teori2 para alkimia.
sophisticity wrote on Nov 11, '07
alkimia jg sempet jd kontroversi bgt dulunya, lantaran dianggap "tukang sihir" dan harus dibinasakan (entah itu gantung or bakar hidup2). Pdhl, kan mungkin aja dgn ilmu kima emg bs ngrubah logam apapun jd emas.
igloodesigndecor wrote on Nov 11, '07
oh gitu tfs...baca di buku apa Ra? jadi tambah penasaran
sophisticity wrote on Nov 11, '07
baca di buku apa Ra?
Buku2 sejarah tata kota Eropa abad 12 heheheh...
Gw suka bgt baca2 sejarah...
Trus ada satu buku dr penulis novel kesukaan gw "Paulo Coelho" (pernah baca buku2nya ga??)
Ada satu judul bukunya "The Alchemist"
Nah lo harus baca tuh, bukunya penuh ungkapan2 filosofis, tp sebenernya sederhana dan mudah dimengerti. Bagus utk renungan hidup. hehehe.. Byk ko terjemahan versi Bhs.Indonesia-nya.
sophisticity wrote on Nov 11, '07
Belajar buku sejarah ttg disiplin ilmu apa aja, pasti nyangkut ke disiplin ilmu lain deh! Sejarah itu ga emg ga bs dipecah2, harus dikaitkan satu sama lain, supaya ceritanya ga disalah-artikan oleh pembacanya. Makanya gw suka baca buku2 sejarah. Membuat lo tau kesalahan2 dan kebaikan2 yg udh pernah terjadi di masa lalu. Matter of fact byk fakta sejarah yg lo ga akan bisa bayangkan sebelumnya.
Niy gw ksh salah satu link ttg sejarah, yg gw suka bgt :
http://ada-1.blogspot.com/
igloodesigndecor wrote on Nov 11, '07
wah tfs g juga suka banget baca sejarah, pas kuliah history of art dpt tugas terjemahin pasti g yg semangat 45, menarik banget sih mempelajari semua dibalik perjalanan umat manusia...iya baca sejarah itu pasti nyangkutnya kemana2, pengetahuan jadi lebih luas, trus kita bisa prediksi entar kemana arah perkembangan jaman,

tahu nggak sih satu yg bikin g agak seram setelah mempelajari sejarah tuh peradaban besar itu selalu hancur lebih dulu untuk memulai peradaban besar yg baru....ini krn penjelasan dosen g trus g baru ngeh juga setelah baca alkitab 'semua yang lama akan berlalu diganti dengan yang baru'
spt Sumeria ke Mesir trus Yunani terus Romawi...
terus kan begitu sampai Perang Dunia 1 muncul aliran2 modern, art deco
dan setelah Perang Dunia 2 muncul kontemporer dsb, komputer...
nah kebayang gak sih sekarang kita sedang menuju titik jenuh peradaban sekarang, kira2 apa2 yg akan terjadi nanti utk timbulnya peradaban baru? apa masuk ke era new age itu benar terjadi....

kalo ke toko buku coba deh baca buku the world on fire, gile itu serem banget....itu buku ditulis berdasarkan sejarah modern jadi kisah2 ttg bom waktu yg sewaktu2 dpt meledak krn pertikaian ras hitam vs putih, miskin vs kaya..

dia kasih contoh di afrika itu kejadian spt Mei 98 itu terjadi antara orang Afrika asli thd org India imigran, krn mrk lebih sukses, dia juga kasih contoh di Indonesia, trus dimana2 di seluruh dunia yg intinya spt itu....serem bgt

g sdh tahu Paulo Coelho tapi belum baca masih g tunda2 belinya masih belum tertarik waktu itu, emang sih semua pada bilang bagus, ok d entar g beli thx utk sarannya...
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.